Feeds:
Pos
Komentar

édan > gêndhêng

Simbol-simbol seperti = + – : < > dan seterusnya, bukan merupakan karakter yang aneh disepanjang masa hidup kita. Artinya, kita sering menemui dan bahkan sering pula menggunakannya dalam beraktifitas di keseharian. Mungkin kita tidak menuliskannya, meski demikian bukan berarti kita tidak menggunakannya karena kita sering menyebut mereka dalam percakapan. Jadi, mereka memang bukan karakter aneh bukan?

Judul yang tertera diatas bukan merupakan rumus tertentu dari sebuah teori, untuk itu saya sangat berharap pembaca tidak memberikan penafsiran yang terlalu dalam. Dalam bahasa Indonesia sehari-hari, judul diatas dapat Lanjut Baca »

busana terkoyak

sedih……

Mungkin demikian perasaan yang tergores dilubuk hati para sepuh ketika menjumpai kenyataan yang kini tersaji diantara canggihnya teknologi. Mungkin pula, para sepuh hanya hampu mengurut dada menahan gejolak yang begitu menyentak dan menghentak di kedalaman rongga dada. Parau suara para sepuh pastinya berlalu tanpa hirau di liang gendang telinga mereka yang telah lupa, atau….mungkin saja mereka memang manusia-manusia tanpa rasa….

malu…

Adalah satu diantara pakaian umat manusia yang Lanjut Baca »

februari, anomali

Telah berlaku untuk masa yang sangat panjang dan bahkan akan semakin panjang jika tidak ada koreksi dalam hitungan dan istilah masehi. Seperempat hari terus menerus menjadi tabungan sebelum akhirnya menjadi satu hari diakhir bulan Februari. Maka dibutuhkan waktu hingga empat tahun untuk kemunculanya……perhitungan astronomi yang njlimet namun menyimpang dari asal usul nama yang melatar belakangi. Moon (bulan) adalah nama benda yang mengorbit planet yang bertebaran diluasnya jagad raya, sedangkan month yang juga diartikan bulan dalam bahasa Indonesia adalah adalah turunan kata dari moon. Anomali menyeruak tatkala turunan moon tersebut dihitung dari lamanya edar sang matahari (sun).

Februari…..tidak ada yang sangat istimewa bagi nama itu sendiri karena dia hanyalah sebuah nama dari rangkaian bulan dalam satu tahun. Tetapi….oops …salah, ternyata perlu koreksi untuk penyebutan sangat tidak istimewa bagi bulan ini. Dan ternyata memang perlu Lanjut Baca »

hadiah mobil, siapa mau?

Hari ini, pagi baru beranjak setengah perjalanan ketika jarum jam menunjuk dikisaran angka sembilan. Entah sudah berapa kali telepon “berteriak” meminta perhatian, namun pagi ini suaranya seakan tak mampu menggoyangkan bulu-bulu getar yang ada di rongga telinga. Konsentrasi saat itu memang sedang  tercurah pada monitor dan lembaran-lembaran kertas yang tersaji didepan mata. Meski tidak ahli, jari-jemari sibuk menari diatas sebuah papan hitam berhias rangkaian huruf berwarna putih.

Mas Dab…..angkaten telponmu ….krang-kring  kawit mau kok cuek wae…” terdengar teriakan rekan sekantor. Oops…ternyata.. “Kemana saja sih….ditelpon dari tadi gak diangkat padahal jelas ada nada sambung..” terdengar suara gusar dari handset. “Sori bang….gak kedengar..ada apa nih?” sekenanya aku menjawab. “PR-nya tolong Lanjut Baca »

tarian liar si anak gajah

Bulan Januari belum juga beranjak pergi ketika tarian hujan sudah mulai enggan menyapa bumi. Mungkin bukan sebuah anomali untuk ukuran saat ini, guyuran hujan begitu cepat berlalu kemudian berganti dengan pancaroba yang mungkin agak sedikit panjang. Lalu kemudian, matahari akan kembali mengambil perannya disepanjang hari dalam hitungan hari yang amat panjang.

Kata para cedik pandai, kerusakan alam akibat ulah tidak bijak manusia penghuni bumi adalah sebab musabab dari anomali yang kini terjadi. Global warming demikian sering disebut dalam berbagai kesempatan, mungkin adalah hukuman bagi manusia atas ketidak peduliannya kepada keseimbangan alam. Meski demikian, tidak ada satu kesepakatan bulat bahwa anomali ini adalah akibat ulah manusia. Beberapa kalangan menyebut Lanjut Baca »

gula kacang bubur sumsum

Ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, saya menyukai jajanan yang berbahan dasar kacang tanah dan gula jawa. Jajanan ini memiliki warna kecoklatan dan tentu saja rasanya manis (karena terbuat dari gula) dan gurih dari rasa  kacang tanah. Rasa manis umumnya menjadi daya tarik bagi usia anak-anak, namun kini saya harus bijak dengan rasa yang seperti ini. Hal ini bukan berarti saat ini saya tengah mengidap penyakit gula, namun hanya berusaha untuk menghindarkan diri dari “gangguan” yang mungkin saja telah siap menghadang, apalagi hitungan usia sudah tidak lagi muda. Semoga pembaca juga bertindak bijak dalam menikmati lezatnya cita rasa sajian kegemaran.

Ampyang, demikian nama jajanan yang Lanjut Baca »

England = wow!

LCD TV adalah impian yang menjadi nyata ketika tv tabung kesayangan mulai sering ngadat (bahkan gak bisa start) karena dimakan usia. Menurut tetangga yang menjadi “dokter” , sistim degouse(?) yang ada di dalam rangkaian tv telah mengalami short. Sialnya, sang “dokter” tidak mendapatkan part pengganti bahkan hingga yang kelas compatible sekalipun 😦  Sekedar informasi : sistim degouse berfungsi untuk mencegah timbulnya spot (warna pelangi) di layar yang diakibatkan oleh pengaruh magnet (dari speaker ataupun sumber lainnya).

Ternyata membeli lcd tv harus cermat, saya memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan dengan lcd tv yang kini saya miliki. Lcd tv pertama memiliki layar 24” buatan TOSHIBA. Port usb yang tersedia di REGZA (yang saya miliki) ternyata hanya mendukung file jpg sehingga Lanjut Baca »