Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2013

februari, anomali

Telah berlaku untuk masa yang sangat panjang dan bahkan akan semakin panjang jika tidak ada koreksi dalam hitungan dan istilah masehi. Seperempat hari terus menerus menjadi tabungan sebelum akhirnya menjadi satu hari diakhir bulan Februari. Maka dibutuhkan waktu hingga empat tahun untuk kemunculanya……perhitungan astronomi yang njlimet namun menyimpang dari asal usul nama yang melatar belakangi. Moon (bulan) adalah nama benda yang mengorbit planet yang bertebaran diluasnya jagad raya, sedangkan month yang juga diartikan bulan dalam bahasa Indonesia adalah adalah turunan kata dari moon. Anomali menyeruak tatkala turunan moon tersebut dihitung dari lamanya edar sang matahari (sun).

Februari…..tidak ada yang sangat istimewa bagi nama itu sendiri karena dia hanyalah sebuah nama dari rangkaian bulan dalam satu tahun. Tetapi….oops …salah, ternyata perlu koreksi untuk penyebutan sangat tidak istimewa bagi bulan ini. Dan ternyata memang perlu (lebih…)

Read Full Post »

hadiah mobil, siapa mau?

Hari ini, pagi baru beranjak setengah perjalanan ketika jarum jam menunjuk dikisaran angka sembilan. Entah sudah berapa kali telepon “berteriak” meminta perhatian, namun pagi ini suaranya seakan tak mampu menggoyangkan bulu-bulu getar yang ada di rongga telinga. Konsentrasi saat itu memang sedang  tercurah pada monitor dan lembaran-lembaran kertas yang tersaji didepan mata. Meski tidak ahli, jari-jemari sibuk menari diatas sebuah papan hitam berhias rangkaian huruf berwarna putih.

Mas Dab…..angkaten telponmu ….krang-kring  kawit mau kok cuek wae…” terdengar teriakan rekan sekantor. Oops…ternyata.. “Kemana saja sih….ditelpon dari tadi gak diangkat padahal jelas ada nada sambung..” terdengar suara gusar dari handset. “Sori bang….gak kedengar..ada apa nih?” sekenanya aku menjawab. “PR-nya tolong (lebih…)

Read Full Post »

tarian liar si anak gajah

Bulan Januari belum juga beranjak pergi ketika tarian hujan sudah mulai enggan menyapa bumi. Mungkin bukan sebuah anomali untuk ukuran saat ini, guyuran hujan begitu cepat berlalu kemudian berganti dengan pancaroba yang mungkin agak sedikit panjang. Lalu kemudian, matahari akan kembali mengambil perannya disepanjang hari dalam hitungan hari yang amat panjang.

Kata para cedik pandai, kerusakan alam akibat ulah tidak bijak manusia penghuni bumi adalah sebab musabab dari anomali yang kini terjadi. Global warming demikian sering disebut dalam berbagai kesempatan, mungkin adalah hukuman bagi manusia atas ketidak peduliannya kepada keseimbangan alam. Meski demikian, tidak ada satu kesepakatan bulat bahwa anomali ini adalah akibat ulah manusia. Beberapa kalangan menyebut (lebih…)

Read Full Post »