Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2012

berburu, hobi baru

Cukup lama halamankedua tidak menampilkan tulisan baru, dan hal ini sudah berulang kali saya sampaikan kehadapan pembaca. Lelah….demikian alasan klasik yang juga menjadi tameng untuk menutupi kelemahan. Dan jika mau jujur, sesungguhnya saya juga merasa ada yang kurang jika tidak menengok halaman maya ini. Maka jikapun tidak ada tulisan baru, sesungguhnya saya tidak pernah lepas mengawasi dan memeliharanya.

Sambil bersih-bersih halaman maya ini, biasanya saya berselancar dan memasang perangkap untuk mendapatkan satu atau dua file yang kini menjadi kegemaran baru : (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

inovasi tiada henti

Judul yang tertulis sengaja menjiplak jargon (iklan) salah satu ATPM sepeda motor tanah air ketika mereka merilis sepeda motor baru disekitar akhir 1990-an. Sejatinya inovasi adalah hal biasa dan wajar dalam kehidupan, bahkan sangat mungkin kita pernah dan tengah melakukannya namun tidak pernah kita sadari.  Maka dengan sangat yakin saya menyebutkan : inovasi adalah alami.

Setahun yang lalu, halamankedua  pernah (lebih…)

Read Full Post »

berkarya menjadikan kaya

Memiliki pekerjaan yang (minimal) mampu menghidupi diri sendiri adalah salah satu keinginan setiap orang. Dan setiap orang yang normal tidak akan pernah suka jika tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan. Maka, saking banyaknya manusia yang membutuhkan pekerjaan dan penghasilan berakibat pada menyempitnya lapangan kerja. Jika hanya menginginkan pekerjaan, maka pekerjaan akan sangat mudah ditemui. Berbeda halnya dengan pekerjaan yang memberikan penghasilan.

Jika saat ini anda atau kerabat anda masih menunggu bertumpu diatas batu, maka silakan (lebih…)

Read Full Post »

sebuah ingatan

Sebatang pohon dhadhap yang berduri tumbuh didepan rumah. Meski berduri, pohon tersebut memiliki pesona ketika rangkaian bunga telah tumbuh dan menghias, seakan-akan mereka berebut lahan dengan rimbunnya daun. Bunga itu berwarna merah terang, sangat kontras ketika bersanding dengan hijaunya rimbunan daun dan birunya langit. Kembang célung atau mbang célung, demikian penduduk kampung kami menyebutnya.

Gerombolan burung kecil adalah tamu tetap yang selalu hadir disiang hari, (mungkin) mereka (lebih…)

Read Full Post »